Loading...

Dosen UI Menduga Sandiaga Uno Memiliki Masalah Kejiwaan

Dosen UI, Ade Armando mengatakan bahwa Sandiaga Uno memiliki persoalan kejiwaan.

Ia juga mengatakan bahwa cawapres yang akan mendampingi Prabowo Subianto di pilpres 2019 itu merasa dirinya lebih hebat dari Nabi.

Dosen UI Menduga Sandiaga Uno Memiliki Masalah Kejiwaan

“Saya duga memang ada persoalan kejiwaan dalam diri Sandiaga Uno. Sekarang dia merasa dirinya (dan Prabowo) lebih hebat dari Nabi Yusuf,” tulis Ade.

Perkataan Ade tersebut muncul karena kesal atas berita Sandiaga Uno yang akan terapkan ilmu Nabi Yusuf jika dirinya bersama Prabowo Subianto memenangkan Pilpres 2019 mendatang.

Baca Juga: Pedagang Tak Tahu Sandiaga Sebagai Ketua Asosiasi Pedagang Pasar, Ruhut Ngakak

Ade Armando juga menambahkan bahwa tidak benar jika Nabi Yusuf butuh waktu 7 tahun untuk mengatasi krisis.

“Jadi Sandiaga salah ketika menyatakan bahwa Nabi Yusuf menyelesaikan krisis dalam tujuh tahun. Tapi barangkali memang Sandiaga tidak peduli dengan akurasi. Dia hanya ingin bilang lebih hebat dari Nabi. Dia merasa dirinya lebih hebat dari utusan Tuhan. Karena itu saya rasa dia memang memiliki persoalan kejiwaan,” tegas Ade.

Pada saat melakukan kampanye di Surabaya Sandiaga berjanji akan menerapkan ilmu Nabi Yusuf jika terpilih di Pilpres 2019.

“Nabi Yusuf butuh waktu 7 tahun, Insya Allah, saya dengan Pak Prabowo cukup tiga tahun untuk memulihkan perekonomian Indonesia,” ujar Sandiaga.

Sandiaga Uno mengungkapkan ada beberapa cara yang akan ia gunakan.

Baca Juga : Wali Kota Jakarta Selatan : “Saya Tidak Mengantisipasi Banjir, Saya Berdoa”

Misalnya saja dalam tiga tahun ke depan bakal menghentikan impor yang tak perlu dan melakukan pembangunan infrastruktur, namun lebih terpogram.

Dengan cara tersebut ia yakin akan bisa mengembalikkan keadaan ekonomi.

Dalam kesempatan tersebut, Sandiaga juga mengharap pemerintah dan pengusaha harus duduk bersama dan bersinergi agar Indonesia maju dan mengembangkan ekonomi. Sumber

73 views
Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *