Loading...

Viral, Running Text di Puskesmas Ini Ajak Pilih Prabowo-Sandi

Papan running text yang ada di Puskesmas Srondol Kota Semarang mendadak jadi sorotan netizen di media sosial.

Viral, Running Text di Puskesmas Ini Ajak Pilih Prabowo-Sandi

Pasalnya, papan teks berjalan di puskesmas tersebut menampilkan tulisan untuk memilih pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.

Sebagaimana dihimpun, ajakan memilih Prabowo Sandi dalam papan running text Puskesmas Srondol tersebut direkam oleh salah seorang warga bernama Hananto Nusa.

Hananto kala itu, tengah menunggu keluarganya yang berobat di Puskesmas Srondol.

“Pilih No. 2 PRABOWO SUBIANTO – Sandiaga Uno | Subscribe MILYHYA,” demikian tulisan dalam papan berjalan tersebut.

Di Instagram, video running text yang viral dan bikin geger netizen itu diunggah oleh akun Instagram __.60d.lnf0p0lit1k.__, 5 Maret 2019.

Netizen pun ramai-ramai mengomentari video unggahan akun tersebut.

humairah_jamil: “Waduhh…kasian si bpk pimpinan puskes ..ntar di copot dan di adukan ke bawaslu..”

fahdarisadaeng: “Mungkin ada yg ingin menjelek kan 02… ,karna tak perlu menyusah kan orang lain… 02 tetap buming.. 🙏❤️👆👆👆”

nakodi_palu: “Waaah Radikal niiih Running Text nya kata koeboe sebelah.. hahahahhahahaha..😂😂😂😂 Rakyat udah tau kok emang #02PASdihati.”

Sementara itu dikatakan Kepala Puskesmas Srondol, M Hidayanto, dirinya sama sekali tidak mengetahui perihal kejadian tersebut.

Menurut dugaan Hidayanto, papan LED tersebut diretas oleh orang tak bertanggung jawab.

View this post on Instagram

. SEMARANG, iNews.id – Papan LED running text (teks berjalan) di Puskesmas Srondol, Jalan Setiabudi, Kota Semarang, Jawa Tengah menjadi viral di media sosial setelah menampilkan tulisan pilih nomor 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. . Dalam video berdurasi satu menit yang direkam Hananto Nusa, warga Kota Semarang saat menunggu keluarganya berobat di Puskesmas Srondol, papan LED running textyang terpampang di depan pintu utama puskesmas tersebut awalnya menampilkan huruf tak beraturan. . Tak berselang lama kemudian muncul kalimat bertuliskan pilih nomor 2 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Rekaman video running text tersebut menjadi viral setelah diunggah ke akun media sosial @portal semarang dan dilihat puluhan ribu warganet. Kepala Puskesmas Srondol, M Hidayanto mengaku tidak tahu menahu atas kejadian itu. Dia menduga alat tersebut telah di-hack atau diretas pihak tak bertanggung jawab. “Saya sebagai kepala puskesmas, terus terang saja saya jadi korban. Tadi sekitar jam 08.30 diberitahu staf saya tentang running text itu. Begitu tahu langsung kita matikan,” katanya, Senin (4/3/2019). BACA JUGA: Hacker Retas Printer, Minta Orang untuk Subscribe PewDiePie Dia mengaku langsung mematikan fungsi running text itu untuk menghindari dampak buruk jika dikaitkan dengan netralitas aparatur sipil negara (ASN). “Sebagai ASN kanjelas harus netral,” katanya. Papan running text yang biasanya menampilkan ucapan selamat datang dan berbebagai program Pemerintah Kota Semarang kini sementara waktu dimatikan pihak puskesmas sambil menunggu diinstal ulang. . Bebas Repost..Jgn berhenti di kamu,,,Sebarkan !!!🙏😁 . . . . Follow : @kenapa_po1itik @__.60d.lnf0p0lit1k.__ . For More Posts & Tag Your Friends 😁 #2019prabowopresiden #2019gantipresiden #prabowosandi #sandiagauno #prabowosandiagauno #prabowo #caprescawapres2019 #pilpres2019 #padi #pepes #partaiemakemak #sudahsaatnyaprabowosandi #adilmakmur #milenial #agusbunyu1 #60detikinfopolitik #2019prabowopresidenri #akupilih02 #indonesiamenang

A post shared by agus.bunyu (@__.60d.lnf0p0lit1k.__) on

“Sebagai kepala puskesmas, jelas saya yang jadi korban. Tadi saya diberitahu salah satu staf, seketika itu juga langsung kita matikan,” tutur Hidayanto.

Dimatikannya fungsi papan running text itu untuk menghindari dampak buruk jika dihubungkan dengan netralitas ASN.

BACA JUGA: Keluarga Emak-emak Penebar Hoaks di Kawarang Minta Prabowo Berikan Pembelaan

“Jelas, ASN itu kan mesti netral,” ujar Hidayanto. sumber

29 views
Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *