Loading...

Banting Murid, Guru di Bojonegoro Diskors 3 Bulan

Peristiwa seorang guru yang membanting siswanya di ruang kelas diakhiri dengan sanksi untuk guru. Tenaga honorer itu tidak boleh mengajar selama tiga bulan, sedangkan siswa yang dibanting dilindungi sampai lulus.

Banting Murid, Guru di Bojonegoro Diskors 3 Bulan

Selasa (9/4/2019) kemarin, sebuah video berdurasi 27 detik menjadi viral di jejaring media sosial internet. Isinya adalah rekaman peristiwa pembantingan di dalam kelas itu. Usut punya usut, peristiwa yang terekam itu terjadi di SMU Negeri 1 Tambakrejo, Bojonegoro, Jawa Timur, pada 29 Maret 2019.

“Kejadian itu dilakukan oleh oknum guru GTT (guru tidak tetap) yang mengajar bimbingan kesiswaan (BK),” ujar Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jatim di Bojonegoro Adi Prayitno kepada detikcom, Selasa (9/4).

Guru berinisial AS itu telah mengajar selama setahun. Konteks peristiwa itu adalah siswa yang sering tidak mengikuti kegiatan Pramuka, padahal kegiatan itu adalah ekstrakurikuler wajib. Selain itu, Adi menyebut, siswa itu berambut gondrong. Maka dinasihatilah siswa itu di depan kelas oleh si guru.

“Jadi anaknya itu dipanggil ke depan terus duduk di kursi guru. Ya memang anaknya rada dablek. Tapi yang namanya anak, ya, tetap anak,” kata Adi.

Siswa mendebat guru yang menasihati itu, namun sikap siswa itu membuat guru emosi dan mencekik leher sang siswa. Siswa tidak terima, dan akhirnya terjadi duel berujung bantingan yang dilakukan guru terhadap siswa. Siswa-siswa lain yang melihat duel itu kemudian melerai.

Dikatakan Adi, peristiwa itu sudah diselesaikannya. Guru divonis bersalah oleh pihak institusi pendidikan yang menaunginya. Guru diberi sanksi skorsing, tidak boleh mengajar selama tiga bulan. Surat skorsing diproses. Guru itu akan diberi pembinaan supaya kepribadiannya berubah.

Baca Juga : Viral, Modus Pencurian Motor Saat Shalat Berjamaah

“Sudah kami selesaikan secara kedinasan. Sudah kami beri sanksi gurunya. Sudah saya skorsing ini. Apa pun yang dilakukan oleh guru tersebut salah sebagai seorang pendidik.” kata Adi.

Sedangkan si siswa yang dibanting guru itu tidak mendapat sanksi. Siswa yang terlibat kejadian itu tetap dilindungi agar tetap bersekolah dan belajar hingga lulus.

“Untuk siswanya kami lindungi agar sekolah sampai lulus,” kata Adi. sumber

85 views
Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *