Loading...

Diduga Berzinah, Dua Oknum Pejabat di Kabupaten Bojonegoro dan Kota Pasuruan Berstatus Tersangka

Dua oknum pejabat di Kabupaten Bojonegoro dan Kota Pasuruan dijadikan tersangka oleh penyidik Polda Jatim. Mereka dijerat dengan pasal perzinahan KUHP karena diduga berselingkuh atas laporan dari salah satu istri tersangka.

Diduga Berzinah, Dua Oknum Pejabat di Kabupaten Bojonegoro dan Kota Pasuruan Berstatus Tersangka

Bahkan tak hanya berselingkuh, kedua tersangka yang merupakan Kepala Dinas Perhubungan Pemkab Bojonegoro berinisial Is dan Plt Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Pasuruan Kota berinisial NWS itu juga diduga beberapa kali telah melakukan hubungan intim dan merekamnya.

Kasus ini terungkap atas laporan Titik Purnomosari yang juga istri sah Is di Bojonegoro. Dia mendatangi Polda Jatim, Kamis (11/4), untuk melaporkan suaminya yang diduga sudah terlibat asmara dengan pejabat perempuan di Kota Pasuruan berinisial NWS.

Titik mengetahui perselingkuhan itu tak sengaja dari rekaman video di ponsel suaminya sekitar Juli 2018. Video itu berisi rekaman adegan berhubungan intim antara sang suami dengan NWS. Namun saat itu, ia tidak berani melapor karena diancam.

“Saya diancam kalau menyebarkan (video), maka bisa kena undang-undang ITE (informasi dan transaksi elektronik, Red),” katanya.

Bahkan usai hubungan perselingkuhannya dengan sang suami tepergok, NWS sempat menemui Titik. Pejabat perempuan berjilbab itu berjanji akan berpisah dengan Is, suami Titik, dan tidak melakukannya lagi. “Tapi di belakang saya, ternyata keduanya masih tetap berhubungan (selingkuh),” tuturnya.

Baca Juga : Lagi Asyik Isap Sabu, Caleg Gerindra Diciduk Petugas

Yang membuat Titik tambah geregetan, ternyata sang suami malah menggugat cerai dirinya di Pengadilan Agama Bojonegoro. “Karena itu akhirnya saya niatkan untuk lapor polisi,” ujarnya.

Dia menduga, suaminya dan selingkuhannya tersebut melakukan hubungan perselingkuhan di rumah kontrakan di Taman Dayu. “Suami saya punya rumah kontrakan di Taman Dayu. Kemungkinan di sana mereka sering berdua,” ungkapnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera membenarkan adanya laporan tersebut. Kasus tersebut kini ditangani oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Ditreskrimum Polda Jatim.

Ia membenarkan bahwa kedua orang yang dilaporkan itu adalah Kepala Dinas Perhubungan Bojonegoro dan Kepala Dinas Sosial Pasuruan Kota. Keduanya juga sudah ditetapkan sebagai tersangka. “Sudah ditetapkan tersangka atas kasus perselingkuhannya,” kata Barung. sumber

29 views
Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *