Loading...

Jokowi-Ma’ruf Masih Unggul, Kubu Prabowo Minta KPU Tak Lagi Tayangkan Perhitungan Di Situng

Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI mendapat sorotan dari publik akibat maraknya salah input data dari form C1 ke portal Sistem Perhitungan (Situng).

Jokowi-Ma'ruf Masih Unggul, Kubu Prabowo Minta KPU Tak Lagi Tayangkan Perhitungan Di Situng

Parahnya, kesalahan input tersebut semuanya merugikan perolehan suara untuk Paslon 02 Prabowo-Sandi dan menguntungkan Paslon 01 Jokowi-Maruf Amin.

Atas dasar tersebut, KPU diminta untuk menghentikan penayangan perhitungan di portalnya. Salah satu yang menyuarakan ini adalah Jurubicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Ferdinand Hutahaean.

“Sebaiknya @KPU_ID menghentikan tayangan perhitungan di web KPU yang selalu salah input. Terlebih bahwa hitungan itu tidak menentukan,” ujarnya di Twitter, Jumat (26/4).

Selain tidak menentukan kemenangan, imbuh Ferdinand, penayangan perhitungan yang selalu salah input itu juga menimbulkan polemik.

Baca Juga : Prabowo-Sandi Raup 3.727 Suara di Ponpes Ini, Jokowi-Ma’ruf Hanya 3

“Daripada menimbulkan polemik, sebaiknya stop. Toh nanti hitung manual yang berlaku resmi menentukan pemenang Pilpres,” imbuh Politikus Partai Demokrat ini seraya menandai akun Twitter Bawaslu RI.

Ferdinand dikenal keras menyuarakan dugaan kecurangan yang marak diungkap oleh masyarakat, termasuk di media sosial. Sebelumnya, ia menyebut pemenang Pemilu ini bukan ditentukan oleh pemilih, melainkan oleh para penghitung. sumber

53 views
Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *