Loading...

Pengamat Menilai Anies Bingung Harus Berbuat Apa Untuk Atasi Banjir

Pengamat perkotaan Nirwono Joga menyebut Gubernur Anies Baswedan telah gagal mengatasi banjir di Ibu Kota. Indikatornya banjir masih terus terjadi setiap tahun baik akibat curah hujan tinggi atau kiriman dari Bogor. Yang lebih mencolok lagi adalah tidak adanya program penataan sungai untuk mengurangi banjir.

Pengamat Menilai Anies Bingung Harus Berbuat Apa Untuk Atasi Banjir

“Pemerintah galau. Tidak tahu harus berbuat apa dalam mengatasi banjir jadinya, ya gagal,” kata Nirwono, di Jakarta, Jumat (26/4/2019).

Banjir terjadi di sejumlah wilayah di Jakarta, khususnya di Jaktim dan Jaksel akibat curah hujan tinggi dan meluapnya Sungai Ciliwung, Kamis (25/4/2019). Persoalan ini sejatinya bukan permasalahan baru yang sudah semestinya teratasi dengan baik.

Nirwono mengambil kesimpulan tersebut karena tidak ada tindakan konkret dari gubernur untuk mengatasi banjir di wilayah-wilayah yang sudah terpetakan bakal terdampak. Dia menyebut tidak adanya kegiatan merehabilitasi saluran air, revitalisasi situ dan embung, termasuk upaya menormalisasi sungai yang oleh Anies diganti menjadi naturalisasi.

“Mau normalisasi atau naturalisasi konsekuensi yang harus ditempuh adalah merelokasi warga dari bantaran sungai. Ini suatu keharusan. Tindakan seperti ini tidak ada selama Anies memimpin,” ungkap Nirwono.

Baca Juga : Jakarta Terendam Banjir, Anies Baru Akan Siapkan Kolam Penahan Aliran Air

Ketua Fraksi PDI-P DKI Gembong Warsono juga mengungkapkan hal yang senada. Gubernur kebingungan mengatasi banjir lantaran enggan melanjutkan program normalisasi. Implikasinya banjir masih terus terjadi bahkan sekarang ini makin tinggi seperti yang terjadi di Pejaten Timur.

“Persoalan ini muncul karena kita tidak mempersiapkan diri mengantisipasinya. Gubernur memilih untuk naturalisasi karena enggan merelokasi. Di sini kendalanya karena kondisi sungai eksisting kita perlu dinormalisasi,” kata Gembong.

Gubernur Anies menuturkan, banjir yang melanda Jakarta akibat kiriman dari hulu. Namun dia memastikan tidak tinggal diam dalam mengatasi permasalahan tahunan di Jakarta, sebab pihaknya bakal menyelesaikan pembangunan bendungan di Ciawi dan Sukamahi pada akhir 2019 ini.

“Jika selesai tahun ini, maka bila terjadi hujan deras di Ciawi, Bogor, airnya bisa ditahan. Saat ini sebelum selesai, air masih begitu saja datang. Itu titik yang kena limpahan air, padahal Jakarta kan tidak ada hujan yang luar biasa di sini. Ini adalah contoh situasi banjir karena kiriman dari selatan,” tuturnya. sumber

60 views
Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *