Loading...

Video, Baru Digelar, Liga 1 2019 Sudah Ricuh Antar Penonton

Kericuhan oknum suporter mewarnai laga pembuka Liga 1 2019, yang mempertemukan PSS Sleman kontra Arema FC. Pertandingan ini dilangsungkan di Stadion Maguwoharjo, Rabu (15/5) malam.

Video, Baru Digelar, Liga 1 2019 Sudah Ricuh Antar Penonton

Aksi kurang terpuji tersebut terjadi beberapa menit jelang kick-off pertandingan dilaksanakan. Penyebabnya, diawali saling mengejek antara suporter PSS dengan pendukung Singo Edan, Aremania.

Alhasil, sempat terjadi beberapa kali pelemparan pecahan keramik dan botol yang dilakukan kedua kubu suporter. Berdasarkan pantauan Goal Indonesia, aksi tersebut pecah sebanyak empat kali.

Beruntung, kepolisian sigap menghalau kejadian tersebut. Para suporter pun dapat ditenangkan sehingga kick-off kompetisi kasta teratas Tanah Air dapat dilangsungkan.

Setelah situasi kondusif, para pemain PSS dan Arema memasuki lapangan. Mereka bersalaman dengan perwakilan PSSI, PT Liga Indonesia Baru (LIB), Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI).

Baca Juga : Jonatan Christie Tutup Kolom Komentar IG Usai Namanya Terseret Video Masturbasi

Sayangnya, insiden kericuhan kembali terjadi setelah Arema mencetak gol penyama kedudukan melalui sundulan Sylvano Comvalius pada menit ke-30. Terdapat cerawat dan petasan yang dinyalakan oleh oknum suporter yang berada di area tribun VIP Barat, sehingga wasit terpaksa menghentikan pertandingan ketika memasuki menit ke-34.

Bahkan, kapten tim Arema, Hamka Hamzah, sampai mencoba untuk menenangkan Aremania yang tampaknya banyak menempati tribun VIP Barat, dengan pengeras suara. Panpel dan pihak Kepolisian pun akhirnya memaksa suporter yang melakukan kericuhan di tribun tersebut untuk keluar dari stadion.

Sementara ini, kedua tim bermain imbang 1-1. Sebelumnya, PSS unggul lebih dulu pada menit kedua melalui gol Brian Ferreira. Setelah situasi cukup kondusif, pertandingan pun kembali bisa dilanjutkan pada pukul 21.57 WIB. sumber

42 views
Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *